Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini meliputi menyampaikan materi mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) secara interaktif, demonstrasi drama yang mengangkat tema pelanggaran HAM sebagai media pembelajaran kontekstual, serta interaksi langsung dengan peserta didik Homeschooling. Interaksi tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan ice breaking dan permainan edukatif yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi membangun suasana belajar yang menyenangkan, serta memperkuat pemahaman siswa terhadap materi yang telah disampaikan. Melalui kombinasi metode tersebut diharapkan peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mampu memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai HAM dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan yang diukur melalui pre-test dan post-test. Peserta kini lebih memahami Batasan hak pribadi dan hak orang lain serta mengetahui langkah hukum yang harus diambil jika hak mereka dilanggar. Kesimpulannya, program sosialisasi ini efektif dalam membangun fondasi masyarakat sadar hukum di tingkat mikro dan perlu dilanjutkan dengan pembentukan pos pengaduan atau komunitas sadar hukum di masa mendatang.